Tag Archive: Ada


Bersyukur Kepada Allah Subhanahuwata’ala


Assalamu’alaikum Warohmatullah Wabarokatuh

Bersyukur (berterima kasih), kepada sesama manusia lebih cenderung kepada menunjukkan perasaan senang menghargai. Adapun bersyukur kepada Allah lebih cenderung kepada pengakuan bahwa semua kenikmatan adalah pemberian dari Allah. Inilah yang disebut sebagai syukur. Lawan kata dari syukur nikmat adalah kufur nikmat, yaitu mengingkari bahwa kenikmatan bukan diberikan oleh Allah. Kufur nikmat berpotensi merusak keimanan. Baca lebih lanjut

Membasuh Bagian Yang Terkena Najis


  • Ditulis Oleh:  Al Habib Munzir Almusawa
  • Dipostkan Oleh : Kardhofa-ZBG 

Membasuh Bagian Yang Terkena Najis

Selasa, 07 Mei 2013

  قال رسول الله صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ : إِذَا شَرِبَ الْكَلْبُ، فِي إِنَاءِ أَحَدِكُمْ، فَلْيَغْسِلْهُ سَبْعًا (صحيح البخاري) 

Sabda Rasulullah SAW : : “Jika anjing minum dari bejana kalian maka hendaknya ia membasuhnya tujuh kali” (Shahih Bukhari) Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh فَحَمْدًا لِرَبٍّ خَصَّنَا بِمُحَمَّدٍ وَأَنْقَذَنَا مِنْ ظُلْمَةِ اْلجَهْلِ وَالدَّيَاجِرِ اَلْحَمْدُلِلَّهِ الَّذِيْ

هَدَانَا بِعَبْدِهِ اْلمُخْتَارِ مَنْ دَعَانَا إِلَيْهِ بِاْلإِذْنِ وَقَدْ نَادَانَا لَبَّيْكَ يَا مَنْ دَلَّنَا وَحَدَانَا صَلَّى اللهُ وَسَلَّمَ وَبـَارَكَ عَلَيْهِ وَعَلَى آلِهِ اَلْحَمْدُلِلّهِ الَّذِي جَمَعَنَا فِي هَذَا الْمَجْمَعِ اْلكَرِيْمِ وَفِي الْجَلْسَةِ الْعَظِيْمَةِ نَوَّرَ اللهُ قُلُوْبَنَا وَإِيَّاكُمْ بِنُوْرِ مَحَبَّةِ اللهِ وَرَسُوْلِهِ وَخِدْمَةِ اللهِ وَرَسُوْلِهِ وَاْلعَمَلِ بِشَرِيْعَةِ وَسُنَّةِ رَسُوْلِ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وآلِهِ وَصَحْبِهِ وَسَلَّمَ.

Limpahan puji kehadirat Allah subhanahu wata’ala, Maha membuka kerajaana alam semesta dengan rahasia keindahanNya, yang terpendam di dalam mutiara-mutiara lantunan para nabi dan rasulNya hingga sampai pada bintang para nabi dan rasul, sayyidina Muhammad shallallahu ‘alaihi wasallam. Sungguh hakikat dari segala sesuatu yang kita lihat dan kita dengar dengan panca indera zhahir kita kesemuanya adalah tiada, sehingga Yang ada hanyalah Yang Maha Ada, Allah subhanahu wata’ala. Baca lebih lanjut

Sehelai Rambut Rasulullah SAW


 

عَنْ ابْنِ سِيرِينَ، قَالَ: قُلْتُ لِعَبِيدَةَ، عِنْدَنَا، مِنْ شَعَرِ النَّبِيِّ، صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ، أَصَبْنَاهُ، مِنْ قِبَلِ أَنَسٍ، أَوْ مِنْ قِبَلِ أَهْلِ أَنَسٍ فَقَالَ لَأَنْ تَكُونَ عِنْدِي شَعَرَةٌ مِنْهُ أَحَبُّ إِلَيَّ مِنْ الدُّنْيَا وَمَا فِيهَا

(صحيح البخاري)

Dari Ibn Siiriin (ra) berkata, kukatakan pada Ubaidah (ra) aku memiliki sehelai Rambut Nabi SAW, kudapatkan dari Anas (ra) atau dari keluarga Anas (ra), maka ia berkata (Ubaidah ra): Jika kumiliki sehelai Rambut beliau SAW lebih kusukai dari dunia dan segala isinya” (Shahih Bukhari)

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh Baca lebih lanjut

Kembali Dengan Maaf


Setelah lama vakum tidak melakukan posting artikel lagi, akhirnya ada kesempatan lagi buat lanjutkan perjuangan lewat sebuah tulisan yang mungkin berguna bagi sahabat-sahabatku yang sedang membutuhkan bantuan disana. Berhubung suasana kali ini masih lebaran jadi sebelumnya saya mau mengucapkan Minal ‘Aidin Wal Faidzin Mohon Maaf Lahir dan Bathin. Semoga dihani yang fitri ini kita bisa menjadi orang yang benar-benar suci kembali dan bisa mempertahankan kesucian itu sampai ke Idul Fitri berikutnya.

Kalaupun ada teman yang banyak bertanya kenapa blog ini tidak aktif lagi saya mohon maaf. Karena saya musti bagi waktu saya ketika bulan Ramadhon kemarin jadi saya belum sempat untuk posting lagi. Insya Allah mulai dari sekarang saya akan kembali aktif lagi untuk memberikan sekedar pengetahuan mengenai agama yang saya ketahui.

Dan juga saya mohon apabila mungkin ada di salah satu artikel saya yang mungkin kurag pas menurut anda anda bisa langsung memberikan keritikan sehingga saya bisa lagsung mengkoreksi lagi dan mencari dasar-dasar hukumnya dengan bantuan dari teman serta saudara yang selalu memberi support kepada saya untuk selalu bisa menjadi orang yang bermanfaat bagi orang lain.

Mungkin aku tidak bisa memberikan apa-apa selain ucapan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada sahabat-sahabatku yang selalu setia untuk menyimak, memahami dan mengamalkan apa yang sudah saya post di blog ini semoga semua itu bisa memberikan kita sedikit pemahaman dan menambah keimanan kita kepada Allah swt.

Saya berharap semua yang kita lakukan di dunia nyata maupun maya dicatat sebagai amalan ibadah oleh Allah swt. seta mendapat barokah dari-Nya. Amiin Ya Robbal Alamiin

MARHABAN RAMADHAN


العربية: لفظ الجلالة "الله" للدلالة ...

قَالَ اللهُ تَعَالَى: يَآأَيُّهَا الَّذِيْنَ ءَامَنُوْا كُتِبَ عَلَيْكُمُ الصِّيَامُ كَمَا كُتِبَ عَلَى الَّذِيْنَ مِنْ قَبْلِكُمْ لَعَلَّكُمْ تَتَّقُونَ. {البقرة : 183}.

“Hai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertakwa,”. (QS. Al-Baqarah : 183).

عَنْ أَبِى هُرَيْرَةَ أَنَّ النَّبِيَّ s قَالَ: لَمَا حَضَرَ رَمَضَانَ – “قَدْ جَآءَكُمْ شَهْرٌ مُبَارَكٌ, اُفْتُرِضَ عَلَيْكُمْ صِيَامُهُ, تُفْتَحُ فِيْهِ أَبْوَابُ الْجَنَّةَ وَتُغْلَقُ فِيْهِ أَبْوَابُ الْجَحِيْمِ, وَتُغَلُّ فِيْهِ الشَّيَاطِيْنُ, فِيْهِ لَيْلَةٌ خَيْرٌ مِنْ أَلْفِ شَهْرٍ, مَنْ حُرِمَ خَيْرَهَا فَقَدْ حُرِمَ. {رواه أحمد والنّسائى والبيهقى}.

Dari Abu Hurairah r.a. Rasulullah Saw. bersabda: “Telah datang bulan suci Ramadhan, bulan yang penuh berkah. Wajib bagi kalian puasa di bulan itu, pada bulan tersebut pintu-pintu syurga di buka dan ditutup pintu-pintu neraka, dan syaithan dirantai. Pada bulan tersebut terdapat malam yang lebih baik dari seribu bulan. Barangsiapa yang terhalang mendapatkan kebaikannya, maka terhalanglah ia”. (HR. Ahmad, Nasa’i, dan Baihaqi). Baca lebih lanjut


Hari-harimu engkau lewati begitu saja, sesaat demi sesaat. Semua berlalu begitu cepatnya. Begitulah. Dirimu berpindah dari pagi ke petang, dan dari petang hingga pagi kembali. Apakah engkau pernah bermuhasabah (introspeksi) terhadap dirimu sendiri pada suatu hari? Sehingga engkau bisa melihat lembaran-lembaran harimu, dengan amal apa engkau membukanya dan dengan amal apa pula engkau menutupnya?

Bakr Al Muzni berkata, “Tidak ada satu haripun yang dikeluarkan oleh Allah ke dunia, kecuali berkata, `Wahai anak Adam, manfaatkanlah aku. Karena mungkin saja tidak ada hari lagi buatmu setelahku`. Dan tidaklah ada malam, kecuai berseru,`Wahai anak Adam, manfaatkanlah aku. Karena mungkin saja tidak ada malam lagi bagimu setelah aku`.” Baca lebih lanjut

%d blogger menyukai ini: